KETERGANTUNGAN DAN PENYANDARAN KEPADA MAHLUK MENDATANGKAN BAHAYA!

31 October 2011
"Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan. 
Berhala-berhala itu tiada dapat menolong mereka, padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka."
(Yasin: 74-75).





Bahwa ketergantungan dan penyandaran hamba terhadap makhluk serta tawakalnya terhadap makhluk itu pasti mendatangkan bahaya, dan hasilnya akan berbeda sama sekali dengan harapannya semula, ia pasti terhina dari sisi yang dia perkirakan bakal mendapat-kan pertolongan daripadanya, ia akan dicela dari sisi yang ia perkirakan bakal mendapat pujian. Ini sesuai benar dengan pernyataan Al-Qur'an dan As-Sunnah yang juga dikukuhkan melalui penelitian dan pengalaman.

Allah befirman:

"Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka. Sekali-kalitidak. Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka."
(Maryam:81-82)

.Allah befirman:
"Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan. Berhala-berhala itu tiada dapat menolong mereka, padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka."
(Yasin: 74-75).

Yakni sembahan-sembahan mereka itu marah dan memerangimereka sebagaimana tentara yang marah dan memerangi terhadap kawan-kawannya, dan sembahan-sembahan itu tidak dapat menolong mereka, bahkan malah menjadi beban bagi
mereka.

"Dan Kami tidaklah menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri, karena itu tiadalah bermanfaat sedikit  pun kepada mereka sembahan-sembahan yang mereka seru selain Allah, di waktu adzab Tuhanmu datang. Dan sembahan-sembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka."
(Huud: 101).

"Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain disamping Allah, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang diadzab."
(Asy-Syu'ara': 213).

"Janganlah kamu adakan tuhan yang lain di samping Allah, agar kamu tidak menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah)."
(Al-Israa': 22).

Orang musyrik terkadang mengharap pertolongan kepada sekutu-nya, terkadang pula mengharapkan pujian, maka Allah mengabarkanbahwa maksud mereka itu justru akan diberi kebalikannya, ia akan men-dapatkan kehinaan dan cela.Maksudnya, bahwa dua harapan yang dialamatkan kepada makhluk itu akan dibalas Allah dengan kebalikannya. Kebaikan, kebahagiaan dankemenangan seseorang adalah dalam penyembahannya kepada Allah,dan permohonan pertolongannya padaNya. Adapun kehancuran, kebinasaan dan bahayanya, baik yang sekarang maupun yang kemudian adalah dalam penyembahannya kepada makhluk, dan permohonan pertolongannya padanya.

ShareThis